Tunggu 5 Detik dan Klik "Lanjutkan ke Download"
Apa itu Wizardsubs?
Wizardsubs adalah sebuah fansub Tokusatsu yang berasal dari Indonesia, Wizardsubsmerilis berbagai serial Tokusatsu, tak lupa juga Anime, kualitasnyapun dijamin bagus! dan tidak akan nyesel deh download di Wizardsubs!
Sedikit cerita Novel "Kau yang aku Kagumi" dari admin WizardSubs "DandiMP"
Tunggu...
Apa itu Wizardsubs?
Wizardsubs adalah sebuah fansub Tokusatsu yang berasal dari Indonesia, Wizardsubsmerilis berbagai serial Tokusatsu, tak lupa juga Anime, kualitasnyapun dijamin bagus! dan tidak akan nyesel deh download di Wizardsubs!
Sedikit cerita Novel "Kau yang aku Kagumi" dari admin WizardSubs "DandiMP"
Namaku
“Sandi” aku adalah murid kelas IX SMP yang terpandai di Kelas, sampai-sampai aku
bisa membajak WiFi sekolah, wkwk.
Pagi
itu aku datang ke sekolah seperti biasa, setelah bel masuk ternyata ada murid
baru yang masuk ke kelasku, dia perempuan, cantic, imut, dan agak kurus,
namanya Sinta, entah kenapa saat melihatnya, Jantungku berdebar-debar,
sampai-sampai mataku tidak berkedip melihatnya, dia-pun duduk dibangku belakang
yang sejajar denganku (Aku bangku paling depan).
“Anak-anak,
murid baru itu namanya Sinta, dia tingal di Kost-an deket sekolah ini,
orangtuanya tinggal di Bandung, jadi dia tinggal sendirian, kalian jangan
macem-macem ya !!” Kata Bu Guru BP yang mengantar Sinta ke kelas.
Semuanya
menjawab “Baik Bu !!”
Dan
kami-pun berjanji untuk tidak mengganggu Sinta selama bersekolah disini. Dan
saat istirahat berlangsung, dia selalu ke perpustakaan untuk membaca buku. Dan
aku juga waktu istirahat suka baca buku di perpustakaan, waktu itu kebetulan
banget dia duduk berhadapan denganku.
“Wah, kesempatan bagus nih buat
ngobol ama dia’ Ucap aku didalam hati.
Entah
kenapa tangan yang tadinya biasa-biasa aja, jadi gemeteran, sampe-sampe buku
yang lagi aku baca goyang-goyang, dan ternyata Sinta menyadari itu dan langsung
ngeliat kearahku. Sontak gw-pun jadi ngerasa Mau dan langsung menutup mukaku
dengn buku.
Sinta
hanya tertawa kecil disana dan melanjutkan membaca bukunya, sementara gue masih
menutup muka karena malu diliatin sama Sinta sampe jam masuk istirahat.
Selama
pelajaran perjalanan berlangsung, gue jadi gak fokus, apalagi waktu itu
pelajaran Matematika, Anton, temen sebangku gue bertanya,
“Eh
Di, kenapa lu bengong aja?” Tanya Anton.
Gue
bingung harus jawab apa, kalau jujur takut diketawain, akhirnya gue bilang “Gak
ada Apa-apa kok”
“Diliat
dari matanya, kayaknya lu lagi suka sama seseorang ya??” ucap Anton.
“Idih,
kepo aja lu, tuh fokus aja, sekarang pelajaran Matematika” aku-pun mengalihkan
pembicaraan agar Anton tidak terus nanya sama gue.
Aku-pun
mulai fokus sama materi matematika yang bu Guru terangkan, sambil sesekali
ngeliat kebelakang kearah Sinta.
“Duh, cantik banget sih dia, wkwk” (ucap
aku dari dalam hati).
Dan
saat pulang sekolah, aku yang biasanya lewat jalan cepat ke rumah, sekarang
malah jalan ke jalan muter yang dimana di jalan itu ada Kost-anya Sinta, sambil
sesekali melirik Kost-anya.
Jalan
muter itu cukup jauh, bensin yang tadinya 1 liter habis seminggu, ini 3 hari
aja udah abis (Matic-mah emang boros).
Akupun
pulang kerumah, dan sehabis dirumah aku langsung kekamar dan berbaring sambil
terus memikirkan Sinta yang membuatnya jatuh cinta, “Duh, dia cantic banget
sih, sampe-sampe gue terus ngeliatnya, padahal bau pertama kali ini ketemu,,
hmmm” ucap aku sambil rebahan dikasur.
Aku
terus memikirkanya sampai ketiduran dikasur, (waduh, padahal ada PR yang harus
dikerjain). Dan pas gue bangun, ternyata udah jam 5 Sore, sontak gue-pun kaget
dan langsung salin baju dan ngerjain PR yang ibu tugasin waktu di sekolah sampe
larut malem, dan akupun kembali tertidur.
Dan
malam itu, aku memimpikan Sinta, didalam mimpi itu, aku melihat Sinta yang
sedang duduk bersedih di taman kota, kemudian aku menghampiri Sinta yang sedang
bersedih itu, kemudian dengan pedenya aku bertanya.
“Sinta??
Kamu kenapa ? kok sedih sih?”
Sinta
malah balik bertanya, “Kamu siapa?”
Lalu
akupun menjawab, “Oh iya, kamu belum tahu namaku, kenalin, namaku Sandi, kita
ini temen sekelas’kan?”
“Oh
iya, kita temen sekelas, maaf” ucap Sinta malu.
Akupun
kembali bertanya perihal masalah Sinta, “Ada apa, kamu lagi ada masalah??”
“Sebenernya,
gini, aku sedih hawatir sama kamu” Ucap Sinta
“Hah??
Hawatirr?? Kenapa harus hawatir?? Kan aku pake motor kesekolahnya, suka bangun
pagi lagi” ucap aku dengan santainya.
“Tapi
apa kamu gak sadar?” Tanya Sinta.
“Hah?
Gak sadar??” Akupun heran apa yang Sinta katakan.
“Sekarang
udah jam setengah tujuh pagi !!!” teriak Sinta, dan tangisanya semakin keras.
Mendengar
apa yang dikatakan Sinta, aku jadi kaget, “HAH?? JAM SETENGAH TUJUH???”
Dan
akupun langsung terbangun dan melihat jam, dan ternyata benar saja, sudah jam
setengah tujuh !
“Wanzir,
gue bakal terlambat nih” akupun langsung bergegas mandi dan bersiap-siap untuk
berangkat ke sekolah.
Aku
melajukan motorku dengan cepat karena ingin lebih dulu sampai ke sekolah.
Setelah sampai disekolah, ternyata masih sepi, jadi dia putuskan untuk nge-WiFi
dulu.
“Hm,,
semalem gue mimpinya aneh bener, tapi gak apa-apa deh, yang penting bisa ketemu
ama si dia, wkwk” Gumam aku.
Tak
lama, teman-temanku pun datang, dan menyapaku.
“Morning
San,” sapa Fitri
“Morn
juga Fit” jawab Aku
Kemudian
Sinta-pun datang, ingin aku yang pertama menyapanya, akan tetapi aku begitu
malu, jadi saya putuskan untuk diam saja dan membiarkan orang lain menyapanya.
“Hai
Sin,,, good morning”
Sapa
teman-temanku dikelas, dan hanya aku yang tidak menyapanya.
“Duh”
Dan
Sinta-pun duduk dibangkunya, dan gue terus ngeliatin dia dari bangku yang aku
duduki. Kemudian Sinta melihat kearahku dan aku langsung memalingkan muka.
“Dia ngeliat gue njiir”
ucap aku dari dalam hati.
Aku
terus berfikir, bagaimana caranya agar aku bisa dekat dengan Sinta, agar aku
bisa menuangkan seluruh isi hatiku kepada Sinta, hmm sepertinya ini hal yang
sulit, karena selama bersekolah aku belum pernah merasakan jatuh cinta, apalagi
sampai pacaran, jadi aku akan membiarkan waktu yang terus berjalan untuk dapat
menemukan jawabanya.